Intisarinews.co.id — Pembangunan infrastruktur sering dipahami sebatas investasi teknis, sedangkan dimensi keberlanjutan kerap dianggap hanya pelengkap dokumen administrasi. Padahal, keberlanjutan harus hidup di dalam praktik operasional harian. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi lahirnya karya intelektual “Integrasi ESG Berbasis Kearifan Lokal” oleh Dr(Cand). M. Alkautsar, M.M, seorang praktisi Public Affairs sekaligus peneliti tata kelola keberlanjutan pada industri infrastruktur strategis. Sebagai seorang praktisi yang bergulat langsung dengan dinamika lapangan, Alkautsar menyaksikan bagaimana operasional jalan tol tidak hanya dipengaruhi oleh regulasi dan keuangan, tetapi juga oleh relasi sosial, ekologi, hingga legitimasi publik. Buku ini…
![]()
