Pringsewu (ISN) — Dugaan praktik mark up anggaran dalam pengelolaan dana desa mencuat di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Sorotan publik tertuju pada penggunaan anggaran pembuatan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa yang disebut mencapai sekitar Rp98 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran tersebut diduga tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukan. Hal ini diperkuat dari hasil konfirmasi kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Podomoro, Lintang, melalui pesan WhatsApp.
Dalam keterangannya, Lintang menjelaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional desa.
“Kegiatan itu meliputi honor operator pekon, sarana dan prasarana smart village, langganan koran, serta biaya publikasi,” ujar Lintang.
Namun demikian, muncul pertanyaan terkait alokasi anggaran lain untuk penyelenggaraan informasi publik desa yang mencapai sekitar Rp55 juta. Anggaran tersebut disebut digunakan untuk pembuatan poster, baliho, serta laporan pertanggungjawaban (LPj) APBDes kepada masyarakat. Publik menilai adanya potensi tumpang tindih anggaran karena kegiatan tersebut dinilai masih berkaitan dengan pos pengelolaan jaringan dan informasi desa.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada anggaran penyertaan modal tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp250 juta. Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai rincian penggunaan dana tersebut, Lintang tidak memberikan penjelasan detail.
“Semua sudah diperiksa oleh inspektorat,” singkatnya.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya penyertaan modal di Pekon Podomoro disebut mengalami kerugian. Meski demikian, penganggaran dalam jumlah besar tetap dilakukan tanpa penjelasan rinci terkait peruntukan dana.
Sejumlah pihak pun mendesak adanya keterbukaan informasi kepada publik serta audit yang lebih mendalam guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan tambahan terkait dugaan tersebut.
![]()
