KOTA METRO, Intisarinews.co.id — Sebanyak 31 putra-putri terbaik yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Metro resmi dikukuhkan. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso di Aula Aidea Hotel, Sabtu (15/8/2026).
Pengukuhan ini menjadi bagian penting sebelum para anggota Paskibraka menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di balik tugas mengibarkan Sang Merah Putih, para anggota Paskibraka juga diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif yang telah mereka dapatkan selama menjalani proses pembinaan.
Kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan semangat kebangsaan diharapkan terus melekat dalam kehidupan mereka.
Dalam arahannya, Bambang Iman Santoso mengajak para anggota Paskibraka untuk tidak ragu memiliki impian besar.
Menurutnya, latar belakang maupun kondisi seseorang tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi cita-cita.
“Bercita-citalah setinggi langit. Bermimpilah setinggi-tingginya. Jangan pernah membatasi diri hanya karena merasa tidak mampu atau merasa berasal dari keadaan yang sederhana,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan bahwa sebuah keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba. Diperlukan proses panjang yang di dalamnya terdapat kerja keras, kedisiplinan, kemauan belajar serta keberanian untuk terus memperbaiki diri.
Karena itu, Bambang meminta para anggota Paskibraka tidak menjadikan pengukuhan sebagai akhir dari perjalanan. Pengalaman selama mengikuti pelatihan hendaknya menjadi modal untuk menghadapi tantangan dan meraih cita-cita di masa mendatang.
“Jangan berhenti hanya sampai di sini. Jadikan pengalaman menjadi Paskibraka sebagai bagian dari perjalanan untuk mencapai cita-cita. Hari ini kalian belajar tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab dan pengorbanan. Nilai-nilai itu yang harus terus dibawa dalam kehidupan,” katanya.
Bambang juga mengingatkan bahwa dalam perjalanan meraih kesuksesan, setiap orang pasti akan menghadapi berbagai hambatan. Bahkan, kegagalan menurutnya merupakan bagian dari proses yang dapat memberikan pengalaman dan membentuk mental yang lebih kuat.
“Kalau hari ini kalian punya mimpi menjadi apa pun di masa depan, kejarlah. Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi selama kita mau berusaha. Yang penting jangan takut gagal. Karena dari kegagalan kita belajar, dari proses kita menjadi lebih kuat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bambang berpesan agar seluruh anggota Paskibraka senantiasa menjaga nama baik pribadi, keluarga, sekolah dan Kota Metro.
Semangat nasionalisme serta nilai persatuan yang telah dibangun selama proses pembinaan juga diharapkan tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara selesai.
Ia berharap para generasi muda tersebut kelak tidak hanya mampu mengukir prestasi untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Jadilah generasi yang tidak hanya membanggakan orang tua, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa untuk menuju generasi emas tahun 2045 mendatang,” pungkasnya. (Man)
![]()
