Pringsewu (ISN) — Sejumlah orang tua pasien yang berobat ke Poli Anak di Puskesmas Pringsewu mengeluhkan sikap tenaga medis yang dinilai tidak ramah dan cenderung membentak pasien
Saat memeriksakan anak nya di poli anak, dokter yang memeriksa malah memarahi anak saya ungkap salah satu pasien
”Dokternya membentak dan tidak memberikan penjelasan dengan baik. Sebagai orang tua, saya merasa tidak nyaman dan justru makin khawatir dengan kondisi anak,” ujarnya (30/8/2025).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang suami yang menemani istrinya memeriksakan diri. Ia menyayangkan sikap tenaga medis yang menurutnya kurang komunikatif dan tidak menunjukkan empati kepada pasien.
“Istri saya malah dimarahi saat bertanya soal obat. Komunikasi dokternya buruk dan tidak membangun rasa percaya pada pasien,” ungkapnya.
Pantauan pada platform ulasan daring menunjukkan bahwa sebagian besar komentar masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Pringsewu memang bernada negatif. Beberapa pengguna menyoroti sikap petugas yang dinilai kurang ramah dan profesional, khususnya di poli anak.
Media pun mencoba konfirmasi prihal tersebut ke upt puskesmas pringsewu bapak Wahyudin
”mengakui bahwa sudah ada laporan serupa yang diterima sebelumnya. Pihaknya mengaku telah berupaya menyampaikan masukan tersebut secara internal.
“Secara langsung sudah dua kali kami sampaikan. Selain itu, saat saya menjadi pembina apel setiap hari Senin, saya juga selalu mengingatkan seluruh staf untuk memperbaiki sikap dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyebut bahwa karakter dan budaya kerja menjadi tantangan tersendiri dalam membenahi kualitas pelayanan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan akan terus mendorong perbaikan dari dalam.
“Memang karakter dan kultur menjadi tantangan, tapi tetap kami upayakan pembenahan. Terima kasih atas saran dan masukannya dari masyarakat,”ungkapnya
Keluhan-keluhan tersebut mencerminkan harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga komunikasi dan empati tenaga kesehatan, Pelayanan publik yang humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah.
Masyarakat berharap agar kejadian ini bisa menjadi bahan evaluasi serius demi terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih profesional dan ramah pasien, khususnya di Puskesmas Pringsewu.(Neki)