Lampung (ISN) — Penerapan sistem parkir digital berbasis kartu dan *QR code* di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung sejak awal Oktober 2025 menuai sorotan dari sivitas akademika. Program ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital layanan kampus, namun pelaksanaannya menimbulkan polemik di kalangan mahasiswa dan dosen. Berdasarkan laporan *UIN News Official* (20 Oktober 2025), sistem parkir digital bertujuan menciptakan keteraturan, meningkatkan keamanan kendaraan, serta mewujudkan transparansi retribusi kampus. Namun, sejumlah akun media mahasiswa seperti *RadenIntanLeaks* dan *SuaraMahasiswaUIN* mengunggah keluhan mengenai kenaikan tarif parkir yang dinilai memberatkan, yakni Rp2.000…
![]()
