Musda III JSIT Metro, Tetapkan Suwanda sebagai Ketua

Metro, Intisarinews.co.id — Musyawarah Daerah (Musda) III JSIT Indonesia Daerah Metro menandai babak baru kepemimpinan organisasi tersebut. Dalam forum yang digelar pada Ahad (12/4/2026), Suwanda, Kepala SMP IT Bina Insani Metro, resmi terpilih sebagai Ketua JSIT Metro untuk masa bakti 2026–2030.
Musda ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran Sekolah Islam Terpadu (SIT) di tingkat daerah, khususnya dalam menjawab tantangan pendidikan nasional yang semakin dinamis.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Agus Muhammad Septiana, Kabid Tendik Hendra Budi, jajaran pengawas sekolah dari unsur Dinas Pendidikan, Sekretaris Camat Metro Utara, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Lampung Muslimin, Pembina Yayasan Para Juara Lampung yang juga Wakil Ketua DPRD Metro, Ahmad Khuseini dan pengurus Yayasan Wahdatul Ummah.
Dalam sambutannya, Agus Ahmad Septiana menegaskan pentingnya penguatan karakter religius dalam sistem pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa lulusan siswa SD dan SMP yang beragama Islam, untuk sekolah negeri, diharapkan memiliki hafalan Juz 30 serta kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik. “Ini bukan sekadar program sesaat, atau hanya sekadar jualan semata untuk pencitraan tetapi ini bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk generasi bangsa yang dekat dengan Al-Qur’an, dekat dengan Tuhan-nya, dan memiliki karakter yang baik,” ujarnya.
Selain aspek religius, ia juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan atau kepanduan. Menurutnya, nilai-nilai cinta tanah air harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan kepramukaan atau kepanduan guna membentuk generasi yang cinta tanah air. Agus juga menekankan bahwa inovasi dalam pendidikan tidak selalu berarti menciptakan hal baru, melainkan dapat berupa pembaruan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia berharap ke depan terbangun kolaborasi yang lebih luas antara SIT di Metro dengan Dinas Pendidikan dan juga sekolah Islam lainnya dalam satu ekosistem pendidikan yang terintegrasi di bawah JSIT Metro.
Sementara itu, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Lampung, Muslimin mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya terbatas pada ruang kelas. “Guru SIT harus mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi lingkungan sosial di sekitarnya,” katanya.
Ketua terpilih, Suwanda, menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan kolaborasi dan inovasi. Ia menyebut bahwa sinergi antar Sekolah Islam Terpadu menjadi kunci dalam mendorong lahirnya berbagai terobosan pendidikan. “Kolaborasi bukan hanya dengan pihak eksternal, tetapi juga antar-SIT. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, maka inovasi akan tumbuh lebih cepat dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Suwanda.
Musda III JSIT Metro ini diharapkan mampu memperkuat posisi SIT sebagai bagian penting dalam sistem pendidikan nasional, khususnya di Kota Metro sekaligus mendorong lahirnya generasi yang religius, berkarakter, inovatif, dan memiliki semangat kebangsaan. (*/Man)

Loading

Related posts

Leave a Comment