METRO, Intisarinews.co.id – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, merombak 17 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Aula Pemkot Metro, Senin (23/2/2026).
Perombakan pejabat eselon II di Pemkot Metro ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat dan bersih, rotasi jabatan menjadi bagian dari penyegaran sekaligus evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial, melainkan upaya membangun pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Ia menyampaikan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan yang saudara emban adalah bentuk kepercayaan dari pimpinan dan masyarakat. Karena itu bekerjalah dengan penuh integritas, loyalitas, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Metro. Jabatan itu amanah, dan seperti hidup, hanya bergantian,” tegas Bambang.
Menurutnya, pergantian jabatan adalah hal wajar dalam dinamika birokrasi. Hari ini seseorang dipercaya memimpin satu instansi, esok bisa bergeser ke posisi lain. Namun yang paling penting adalah kesadaran bahwa setiap jabatan mengandung tanggung jawab besar, bukan hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Tuhan.
“Maka ketika diberikan kepercayaan, manfaatkan jabatan itu sebaik-baiknya untuk melayani warga Kota Metro,” tambahnya.
Langkah Wali Kota Metro ini diharapkan mampu mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kinerja perangkat daerah, serta menjawab berbagai persoalan publik mulai dari pelayanan kesehatan, perizinan, lingkungan hidup, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Metro.
Berikut daftar lengkap Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Metro yang dilantik:
1. Ir. Bangkit Haryo Utomo sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro.
2. Dra. Rosita sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
3. Helmy Zain sebagai Asisten Pemerintahan.
4. Wahyu Arswendo Umbara sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro.
5. Elmanani sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro.
6. Yeri Ehwan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Metro.
7. Suwandi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro.
8. Dr. Eko Hendro Saputra sebagai Direktur UPTD RSUD Jenderal Ahmad Yani Dinas Kesehatan Kota Metro.
9. dr. Fitri Agustina sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro.
10. Subehi sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Metro.
11. dr. Silfia Naharani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro.
12. Sri Amanto sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro.
13. Ismet sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Metro.
14. Syachri Ramadhan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Metro.
15. Ardah sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro.
16. Ac Yuliwati sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Ketenagakerjaan Kota Metro.
17. Wahyuningsih sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro.
18. Supriadi tetap sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Metro.
Perombakan pejabat Pemkot Metro ini menjadi titik awal harapan baru bagi masyarakat. Publik menanti, apakah rotasi ini benar-benar mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Di tengah sorotan terhadap kinerja pemerintah daerah, langkah ini bukan sekadar pergantian nama melainkan ujian komitmen dalam mewujudkan Metro yang lebih baik. (Man)
![]()
