Intisarinews.co.id — Pendekatan penanganan konflik satwa yang selama ini bersifat reaktif dinilai tidak lagi memadai. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut Presiden Republik Indonesia mendorong perubahan strategi dalam menangani konflik gajah di Way Kambas. “Presiden menunjukkan komitmen nyata dan kepemimpinan langsung dalam menangani konflik satwa liar dan manusia di Taman Nasional Way Kambas. Ini bukan lagi sekadar wacana, tetapi langkah konkret negara,” ujar Rahmat Mirzani Djausal. Menurut Gubernur, Presiden memahami secara mendalam dampak luas dari konflik gajah yang terjadi berulang setiap tahun, mulai dari kerusakan lahan pertanian hingga ancaman keselamatan…
![]()
