Ketua Kwarda Lampung Serahkan Dana Bumbungan Kemanusiaan Sebesar 250 Juta Ke Kwarda Aceh

Intisarinews.co.id – Ketua Kwartir Daerah Lampung, kak Jihan Nurlela, Jum’at (23/1/2026) melakukan kunjungan ke Kwarda Aceh untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Turut mendampingi, Ketua Harian Kak Riski Sofyan, Sekretaris Kwarda kak Mubasit dan Angbid Abdimasgana kak Yovi Humara. Kak Jihan mengatakan bahwa kehadirannya ke Kwarda Aceh merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat Lampung terhadap saudara-saudara di Aceh yang sedang diuji bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut dihantar langsung agar bisa segera disalurkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan. “Kami sangat sedih melihat kondisi Aceh. Karena itu, kami datang…

Loading

Read More

Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri HPN 2026 di Banten

Intisarinews.co.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dijadwalkan akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026. Hal ini disampaikannya saat menerima undangan dari Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah di ruang kerjanya, Jumat (23/1/2026). “Terima kasih undangannya, saya akan hadir. Nanti protokol menjadwalkan,” kata Mirza sembari menyerahkan undangan HPN kepada stafnya. Mirza juga mengapresiasi Bupati Lampung Utara (Lampura) Hamartoni Ahadis yang menerima anugerah kebudayaan dari PWI karena dinilai sukses melestarikan Cangget Bakha. “Keren, keren. Selamat kepada pak Hamartoni. Tentunya, anugerah kebudayaan ini dapat menginspirasi…

Loading

Read More

Warga Trimurjo Keluhkan Jalan Rusak Parah, Tebar Lele sebagai Bentuk Protes

Lampung Tengah (ISN) – Masyarakat Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, khususnya warga RW 01 dan RW 02, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Sebagai bentuk kekecewaan, warga melakukan aksi protes dengan menebar ikan lele di jalan yang rusak dan memancingnya. Aksi ini dilakukan sebagai sindiran atas kondisi jalan yang menyerupai kolam atau sawah saat hujan turun. Warga menyebutkan bahwa Kelurahan Trimurjo telah berdiri kurang lebih 90 tahun, namun hingga kini belum memiliki…

Loading

Read More