Ketika Kritik Dijawab dengan “Pindah Saja” dan Pelabelan “Londo Ireng”

Oleh : Abung Mamasa Pemimpin Redaksi Harian Kandidat Demokrasi tidak diuji ketika rakyat memuji penguasanya. Demokrasi justru diuji ketika penguasa menerima kritik dari rakyatnya sendiri. Dua pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menjadi perdebatan publik, yakni ajakan kepada pihak yang merasa Indonesia suram untuk “mencari negara lain”, serta penyebutan wartawan, jurnalis, pengamat, dan LSM sebagai “londo ireng” dalam konteks adanya pihak yang dianggap melayani kepentingan asing tentunya menimbulkan pertanyaan mendasar yaitu apakah kritik masih dipandang sebagai bagian dari demokrasi, atau mulai dianggap sebagai bentuk permusuhan terhadap negara? Seorang presiden bukan hanya…

Loading

Read More

Bandar Lampung Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar

Intisarinews.co.id – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan yakni dari 17-24 Juli 2026 pelaksanaan, Bandar Lampung Expo tersebut mencatat perputaran uang mencapai sekitar Rp 3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 2,4 miliar. Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin mengatakan capaian transaksi selama pelaksanaan expo tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.   “Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan…

Loading

Read More

Opini Jamal, Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia

Intisarinews.co.id- Demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga dari bagaimana kita menghargai perbedaan pandangan. Belakangan ini, ruang publik kerap diwarnai dengan narasi yang mengkhawatirkan. Ada pihak yang ketika tidak sependapat dengan kritik justru menyuruh orang lain untuk pindah ke negara lain. Bahkan, tidak sedikit yang melontarkan sebutan-sebutan yang bernada menghina, seperti “londo ireng”, kepada jurnalis, wartawan, reporter, aktivis LSM, pengamat, akademisi, maupun masyarakat yang menyampaikan kritik. Menurut saya, kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa. Demokrasi membutuhkan ruang dialog yang sehat, bukan…

Loading

Read More