Intisarinews.co.id — Raja Basa, kericuhan yang mewarnai Parade Universitas Lampung (Unila) 2026 menyisakan persoalan lain. Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian (FP), Zuhri Azis Ibrahim, mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan setelah diminta keluar dari Gedung Serbaguna (GSG) Unila pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Zuhri, mahasiswa Jurusan Kehutanan angkatan 2024, mengatakan kekerasan terjadi setelah sebelumnya muncul perselisihan di dalam gedung. Perselisihan itu, menurut dia, bermula dari persoalan tempat duduk antarmahasiswa. Situasi kemudian memanas setelah muncul penggunaan smoke bomb. Panitia meminta Zuhri dan mahasiswa yang terlibat perselisihan dengannya meninggalkan gedung. Zuhri mengaku mengikuti…
![]()
