Tracking & Tracing TB Terintegrasi CKG, Puskesmas Rajabasa Indah Sasar 7 Kelurahan

Intisarinews.co.id — Tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) Puskesmas Rajabasa Indah melaksanakan kegiatan Tracking & Tracing Tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan CKG sebagai upaya memperkuat deteksi dini dan penemuan kasus TB di masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap di 7 kelurahan wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah tersebut pada minggu ini dipusatkan di Kelurahan Rajabasa Raya,kegiatan dibuka oleh Camat Rajabasa, Rachmatsyah, S.IP, dan turut dihadiri Lurah Rajabasa Raya beserta jajaran pamong, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung.

Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan langsung dari Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, bersama tim CKG. Integrasi Tracking & Tracing TB dengan CKG diharapkan dapat memperluas jangkauan skrining kesehatan sekaligus menemukan masyarakat yang berisiko atau memiliki gejala TB agar dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai standar.

 

“Melalui integrasi Tracking & Tracing TB dengan CKG, kami ingin memastikan deteksi dini dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat,penemuan kasus secara cepat sangat penting agar pasien segera mendapatkan pengobatan dan penularan TB di lingkungan dapat dicegah,” ujar dr. Sarah Prima Ayu.

 

Ia menambahkan, keberhasilan penanggulangan TB tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan. Dukungan lintas sektor, mulai dari kecamatan, kelurahan, pamong, kader, hingga masyarakat, sangat diperlukan untuk membantu menemukan kasus, memastikan pasien menjalani pengobatan sampai tuntas, serta meningkatkan edukasi mengenai pencegahan TB.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Hj. Eva Dwiana, dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, deteksi dini, dan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

 

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan kelurahan, pamong, kader, serta masyarakat, diharapkan upaya eliminasi Tuberkulosis di Kota Bandar Lampung dapat semakin diperkuat dan berjalan secara berkesinambungan.(JML)

Loading

Related posts

Leave a Comment