Lampung Tengah, (ISN) – Masifnya pemberitaan dugaan praktek money politic pasca Pilkada 9 Desember 2020 di Lampung Tengah yang bertebaran di media sosial menuai respon berbagai pihak, salah satunya dari penggiat demokrasi lokal, Rosim Nyerupa. Aktivis muda kelahiran Lampung Tengah itu menilai laporan dugaan praktek money politic yang dilayangkan oleh tim kuasa hukum Paslon nomor urut 3 Nessy Mustafa – KH Imam Suhadi syarat akan kepentingan politik, Sebab berdasarkan informasi diberbagai pemberitaan, Kandidat tersebut juga dilaporkan dengan kasus yang sama bahkan sebelum hari pemilihan berlangsung. Kendati demikian, pihaknya mengatakan lebih…
![]()
