Bandarlampung (ISN) – Meski ‘Gemuruh’ rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung, pelantikan tetap di laksanakan, KPU Balam terkesan tebal kuping bahkan anti kritik karena menonaktifkan kolom komentar dan menghapus semua komentar-komentar netizen di akun Intagram (IG) nya pasca pengumuman penetapan PPS. Destia Arfa salah satu calon PPS kelurahan sukabumi bukan hanya kecewa dengan rekrutmen PPS kemarin tetapi dirinya menganggap KPU Balam anti kritik, bahkan semua telah terstruktur dugaan rekrutmen yang di gelarnya. “Kata PPK kami, nama-nama PPS yang…
![]()
