Intisarinews.co.id – Kenaikan tarif Jalan Tol Trans Sumatera di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan publik. Di tengah tarif yang terus mengalami penyesuaian dan disebut sebagai salah satu yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah ruas tol di Pulau Jawa, manfaat yang dirasakan masyarakat dinilai belum sebanding. Ironisnya, di balik mahalnya tarif yang dibayar pengguna jalan, para pekerja jasa layanan operasi tol justru diduga mengalami penurunan penghasilan. Sejumlah kalangan menilai kondisi tersebut menghadirkan paradoks. Masyarakat sebagai pengguna harus mengeluarkan biaya perjalanan yang semakin besar, sementara tenaga kerja yang menjadi garda terdepan pelayanan operasional…
![]()
