Lampung Tengah (ISN) – Sidang vonis kasus Laka lantas yang menewaskan seorang pelajar di Kecamatan Seputih Agung berakhir ricuh. Sidang yang digelar Pengadilan Negeri Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (03/09) menghasilkan putusan vonis hukuman selama 3 tahun kepada tersangka RDA. Hasil vonis tersebut memicu amarah ratusan warga dan keluarga korban lantaran dinilai tidak adil dan dicurigai pihak hakim tidak netral. “Kami curiga hakim sudah masuk angin dan merekayasa vonis hukuman,” ungkap Ponijan selaku ayah dari AGS. Menurutnya, kejanggalan dalam kasus yang menyebabkan kematian sang putri sudah sarat akan kecurangan sejak…
![]()
