Kota Metro, Intisarinews.co.id – Penempatan jabatan lingkungan pemerintah kota metro menunjukan ketidak harmonisan antara kedua pimpinan daerah. Satu sisi yang tidak ikut Wali akan terbuang, satu sisi terus memantau dengan giat yang kadang tidak terkoordinasi. Selain banyaknya kursi jabatan kosong di isi dengan Plt dan lelang jabatan yang dicicil, bukti birokrasi yang tidak sehat, dimungkinkan akan banyak ASN yang menjadi korban ke egoisan pimpinan atas dasar “suka tidak suka”. Demikian kata Romzi Hermansyah, jurnalis investigasi jebolan LSPR Angk II. Menurutnya. hal itu di awali dari penon-aktifan jabatan sekda definitif…
![]()
