PRINGSEWU (Kandidat) – Ketua LSM HAMMER Jamhari biasa di sapa AJO Kabupaten Pringsewu menanggapi serius dugaan kejanggalan proyek pembangunan Talut Penahan Tanah (TPT) di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, yang diketahui hanya memiliki kedalaman sekitar 4 sentimeter. Ketua LSM HAMMER Pringsewu menegaskan bahwa pembangunan talut dengan kedalaman hanya 4 cm sangat tidak masuk akal dan diduga kuat tidak sesuai dengan standar teknis konstruksi. Menurutnya, talut dengan spesifikasi seperti itu tidak akan mampu menahan tekanan tanah, terutama saat musim hujan. “Talut itu fungsinya menahan beban tanah, bukan sekadar pajangan. Kalau kedalamannya hanya…
![]()
