Merambah di Sektor Pendidikan , Tol Bakter Perkuat Komitmen Keselamtan Jalan Tol

Intisarinews.co.id – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjamin keselamatan pengguna jalan tol dan masyarakat sekitar, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama Hakaaston (HKA) selaku operator ruas Tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter) melakukan penguatan dan penyesuaian agenda sosialisasi keselamatan di wilayah sekitar Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan di SMP Negeri 1 Merbau Mataram dan SMA Negeri 1 Merbau Mataram sebagai lokus strategis sosialisasi. Penentuan tersebut didasarkan pada hasil pemantauan lapangan yang mengidentifikasi adanya aktivitas masyarakat, khususnya pelajar, yang masih memanfaatkan area berisiko tinggi seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), flyover jalan tol, hingga memasuki ruang milik jalan tol.

Kondisi tersebut dinilai memerlukan pendekatan yang lebih terarah dan sistematis, mengingat jalan tol merupakan infrastruktur strategis nasional yang memiliki fungsi vital dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Manager Public Affairs HKA, M. Alkautsar, mengatakan bahwa melalui pendekatan berbasis komunitas di sektor pendidikan, perusahaan menempatkan generasi muda sebagai aktor kunci dalam membangun budaya keselamatan sejak dini, sekaligus sebagai pelopor keselamatan di jalan tol.

“Penyesuaian agenda ini bukan semata kegiatan sosialisasi rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis dalam memastikan bahwa pengoperasian jalan tol berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran publik. Jalan tol adalah representasi kehadiran negara dalam menghadirkan konektivitas yang aman dan efisien, sehingga pemanfaatannya harus selaras dengan prinsip keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya

Ia menambahkan bahwa fenomena aktivitas masyarakat di area terlarang tidak dapat dipandang sebagai persoalan teknis semata, melainkan memerlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Keselamatan di jalan tol adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pengelola jalan tol, institusi pendidikan, aparat pemerintah, serta masyarakat luas dalam membangun kesadaran kolektif. Pendekatan edukatif ini menjadi penting untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menyadari konsekuensi dan risiko yang dapat timbul apabila aturan tersebut diabaikan,” lanjutnya.

Alkautsar juga menegaskan bahwa penguatan sosialisasi ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda nasional dalam peningkatan keselamatan transportasi, serta penguatan tata kelola ruang publik yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

“Ke depan, kegiatan serupa akan terus kami perluas dengan pendekatan yang lebih adaptif dan berbasis komunitas , guna memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat,” tuturnya.

Kepala SMP Negeri 1 Merbau Mataram dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Tol Bakter. Ia menilai edukasi seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa terkait bahaya yang mengintai di sekitar jalan tol.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan wawasan baru kepada siswa kami agar lebih sadar akan keselamatan diri dan tidak melakukan aktivitas berisiko di area jalan tol,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Merbau Mataram juga menyampaikan dukungannya terhadap program sosialisasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pelajar tingkat SMA memiliki mobilitas yang tinggi, sehingga perlu dibekali dengan pengetahuan terkait keselamatan di lingkungan sekitar,

Loading

Related posts

Leave a Comment