Bandar Lampung (ISN) – Instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Perhubungan agar membuka sebanyak-banyaknya rute dan bandara internasional ke berbagai daerah merupakan sinyal politik dan ekonomi yang kuat. Dalam konteks pemulihan pariwisata pasca-pandemi dan upaya pemerataan pembangunan, kebijakan ini berpotensi mempercepat aliran devisa, memperkuat rantai nilai lokal, dan membuka lapangan kerja — asalkan diikuti perencanaan teknis yang rapi dan kebijakan penguatan kapasitas daerah. (Instruksi ini dilaporkan disampaikan pada awal Agustus 2025.) *Mengapa langsung membuka banyak pintu internasional penting?* Ada dua alasan besar yang mendasari logika ekonominya. Pertama, akses langsung dari…
![]()
