Pringsewu (ISN) – Di tengah desakan akan keterbukaan dan transparansi pengelolaan dana desa, publik dibuat geleng kepala dengan sikap Camat Sukoharjo, Yuli. Bukan karena jawaban yang kontroversial, melainkan karena justru tak ada jawaban sama sekali. Tiga hari dicari, tak sekalipun bersedia memberikan klarifikasi, Rabu (21/5/25). Kisah bermula dari pengelolaan BUMDes Pekon Siliwangi yang tampak aktif. Ruko-ruko disewakan, los pasar harian berjalan. Secara kasat mata, ada perputaran uang yang signifikan. Delapan ruko yang disewa Rp 3 juta per tahun, dalam tujuh tahun setara dengan Rp 168 juta. Belum termasuk potensi dari…
![]()
