Lampung (ISN) — Dunia perlindungan anak kembali tercoreng. Seorang anak laki-laki berinisial RS (11), warga Dusun Banjar Mulya, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, diduga menjadi korban tindakan kekerasan brutal oleh oknum tak bertanggung jawab. Ironisnya, insiden memilukan ini terjadi di tengah peringatan Hari Anak Nasional 2025, menjadi “kado terburuk” bagi upaya melindungi generasi penerus bangsa. Peristiwa yang terekam dalam sebuah video dan menyebar luas di media sosial itu menunjukkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang pria dewasa terhadap korban yang masih berstatus anak di bawah umur. Dugaan kuat, ada…
![]()
