Belakangan pasar Muamalah menjadi perbincangan warganet setelah viral di media sosial. Pasalnya Pasar Muamalah tersebut menggunak Dinar dan Dirham sebagai alat transaksi. Pasar Muamalah tersebut dilatarbelakangi untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Meskipun demikian namun, alat tukar ataupun jual beli di Nagara Republik Indonesia yaitu mata uang Rupiah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasar Muamalah ini sudah beredar ke daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Untuk di Lampung sendiri pasar Muamalah sudah merajalela ke daerah Pringsewu, Lampung selatan dan Bandar Lampung. Menaggapi maraknya hal itu, Noverisman Subing anggota Komisi III…
![]()
