Proyek Rp 3,9 Miliar Jalan Pardasuka – Sekamara Pringsewu Disorot, Finishing Drainase Berantakan dan Dikhawatirkan Tak Bertahan Lama

PRINGSEWU (ISN) – Proyek Rehabilitasi Jalan Ruas Pardasuka – Sekamara (Link.035) di Kabupaten Pringsewu yang menelan anggaran Rp 3,9 miliar dari APBD Provinsi Lampung tahun 2026 menuai sorotan warga.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, proyek tersebut merupakan kegiatan dari Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi dengan nilai kontrak Rp. 3.905.545.000,-

Proyek dengan Nomor Kontrak 01/KTR/PKK-JLN.1/JLN/RHB-035/V.03/V/2026, tanggal kontrak 11 Mei 2026, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender dikerjakan oleh penyedia jasa CV. WIRA BUMI PERKASA.

Jalan rigid beton memang sudah terlihat mulus dan bagus. Namun di sisi jalan, kondisi drainase dan bahu jalan tampak berantakan. Puing-puing batu, sisa adukan semen, dan material bekisting berwarna biru masih berserakan dan menumpuk di dalam saluran drainase.

Selain itu, timbunan tanah galian belum dirapikan, sehingga berpotensi menyumbat aliran air saat musim hujan tiba. Jika drainase mampet, air akan meluber ke badan jalan rigid yang baru selesai dibangun, dan dikhawatirkan akan mempercepat kerusakan jalan.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyayangkan kondisi tersebut.

“,tolong sisa-sisa batu dan puing di selokan itu dibersihkan. Kalau hujan deras, air mampet. Sayang jalan baru 3,9 miliar kalau cepat rusak lagi karena selokannya tidak beres,” keluhnya kepada awak media.

Warga berharap Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung selaku pemilik kegiatan untuk turun melakukan pengawasan dan menegur kontraktor agar menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan tidak meninggalkan kesan asal jadi.

“Kami minta Pengawas Dinas dan Konsultan Pengawas cek lagi. Jangan dulu di PHO kalau masih berantakan begini. 3,9 Miliar itu uang rakyat,” tambah warga lain.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung maupun pihak CV. Wira Bumi Perkasa selaku pelaksana belum dapat dikonfirmasi. Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan hak jawab.

( Neki )

Loading

Related posts

Leave a Comment