Diduga Markup, Dapur MBG Gang Satria Pringsewu Barat Tutup Saat Didatangi. Pengawas Tak Bisa Dihubungi

Intisarinews.co.id – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG program Makan Bergizi Gratis di Gang Satria, Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu dalam kondisi tertutup saat didatangi tim media. Pengawas dapur juga tidak dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Pantauan di lokasi pada Senin 20/7/2026, gedung 2 lantai dengan cat dominan putih dan biru muda itu tampak terkunci rapat. Pagar seng berwarna biru-putih menutup akses masuk. Tidak terlihat papan informasi yang memuat nama penanggung jawab maupun jam operasional di bagian depan.

Kedatangan tim ke lokasi bertujuan untuk melakukan konfirmasi ulang terkait menu MBG yang diduga mengandung unsur markup. Tim juga bermaksud meminta rincian harga dari setiap menu yang disajikan kepada penerima manfaat.

Berdasarkan percakapan WhatsApp yang diterima redaksi, sebelumnya pengawas menyatakan akan berada di dapur pada hari Senin dan siap mendampingi.

“Di dapur ngk pak..saya akan ke dapur krn akan konfirmasi lg.”

Namun saat dihubungi kembali, pengawas tidak menjawab. Saat tim mendatangi lokasi, dapur tersebut dalam keadaan tertutup rapat.

Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp kepada pihak pengawas juga tidak mendapat respons. Pesan tidak dibalas dan panggilan tidak diangkat sejak Senin 20/7/2026 hingga Selasa 21/7/2026.

“Saya juga perlu rincian dari sajian yg saya beritakan waktu itu pak,” tulis narasumber.

Sikap tidak responsif ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam UU No.14 Tahun 2008. Padahal program MBG menggunakan anggaran negara dan wajib dapat diawasi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur SPPG MBG Gang Satria Pringsewu Barat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan markup dan permintaan rincian harga menu.

Loading

Related posts

Leave a Comment