Oleh: Husni Mardian, M.Pd Tim Jurnal STIES Alifa Pringsewu Pernahkah kita membaca sebuah artikel ilmiah yang sebenarnya memiliki gagasan menarik, tetapi sejak membuka halaman pertamanya kita merasa bahwa artikel tersebut belum benar-benar siap dipublikasikan? Tulisan terlalu padat, format tidak konsisten, judul dan subjudul tidak tertata, tabel berantakan, identitas penulis tidak jelas, atau bahkan tampilan antara artikel dalam satu jurnal berbeda-beda. Di titik itulah saya mulai memahami bahwa “layout jurnal bukan sekadar persoalan estetika”. Siang ini, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar bersama tentang pengelolaan dan layout jurnal berbasis “Open Journal Systems…
![]()
