Gubernur Lampung Nikmati Pindang Salmon Satria, Perpaduan Bahan Premium dan Cita Rasa Lokal

Intisarinews.co.id — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyempatkan diri menikmati makan siang di Warung Pindang & Tomyam Salmon Satria, Jalan Diponegoro, Bandar Lampung, Jumat (2/10/2026).

Di tengah kesibukannya menjalankan aktivitas pemerintahan, Mirza menyempatkan diri mencicipi sajian pindang salmon yang menjadi menu andalan warung tersebut.

Menurut Mirza, kuliner yang disajikan memiliki keunikan tersendiri karena memadukan bahan baku premium dari luar negeri dengan teknik dan cita rasa khas Lampung.

 

“Kita lagi di Warung Pindang & Tomyam Salmon Satria. Ini pindang salmon yang pertama di Indonesia,” kata Mirza.

 

Ia pun mengaku menikmati hidangan tersebut.

 

“Masyaallah, enak sekali,” ujar Mirza.

 

Mirza mengatakan, salmon sebagai bahan utama memberikan kandungan protein dan omega-3, sementara proses pengolahannya tetap mempertahankan sentuhan kuliner lokal.

 

“Proteinnya tinggi, low karbo, omega tiga. Cara memasaknya juga unik, dengan ciri khas Lampung dan kearifan lokal,” ujarnya.

 

Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri dari Pindang Salmon Satria. Bahan baku salmon yang merupakan produk impor dan tergolong premium dipadukan dengan racikan bumbu serta cara pengolahan yang mengadopsi karakter masakan Lampung.

 

Dengan demikian, sajian yang dihasilkan tidak sekadar menghadirkan menu modern berbahan salmon, tetapi juga membawa cita rasa lokal melalui sentuhan kuliner khas Lampung.

 

Sejumlah menu yang ditawarkan di antaranya pindang kepala salmon, pindang badan salmon, hingga pepes salmon. Dalam satu paket sajian juga tersedia nasi dan lalapan.

 

Sementara itu, musisi senior Lampung sekaligus pemilik Warung Pindang & Tomyam Salmon Satria, Hary Kohar, mengatakan konsep yang diusung memang menggabungkan bahan baku modern dengan kearifan kuliner lokal.

 

“Kita menggunakan salmon sebagai bahan utama, tetapi pengolahannya tetap dengan sentuhan khas Lampung. Jadi bahan modern dan premium dipadukan dengan cita rasa lokal,” kata Hary.

 

Konsep tersebut diharapkan menjadi inovasi kuliner yang tidak hanya menawarkan pengalaman baru dalam menikmati salmon, tetapi juga memperkenalkan kekayaan cita rasa Lampung melalui bahan baku yang berbeda. (Red)

Loading

Related posts

Leave a Comment