Kunjungan Rumah Puskesmas Rajabasa Indah, Upaya Aktif Temukan dan Cegah TB di Masyarakat

Intisarinews.co.id — Petugas kesehatan dari Puskesmas Rajabasa Indah melaksanakan kegiatan kunjungan rumah di Kelurahan Rajabasa Jaya sebagai bagian dari upaya aktif penemuan kasus dalam pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TB) di masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan Tim TB yang didampingi langsung oleh Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, Camat Rajabasa Rachmatsyah Anwar, Lurah Rajabasa Jaya Agus Purwanto, serta PJ TB Kelurahan Rajabasa Jaya Sriwidarti. Turut hadir pula petugas Poskeskel dan kader TB yang berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Kunjungan ini mencakup pemantauan, penjaringan kasus, investigasi kontak TB, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh anggota keluarga dan kontak erat pasien TB. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam rangka memperkuat upaya eliminasi TB di masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan skrining gejala, memberikan edukasi kesehatan, serta memastikan pasien yang terduga maupun yang sedang menjalani pengobatan tetap terpantau secara optimal. Langkah ini dinilai penting untuk menemukan kasus sejak dini, mencegah penularan lebih luas, serta meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan rumah ini merupakan strategi penting dalam penanggulangan TB.

“Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, kami dapat melakukan deteksi dini, memantau kepatuhan pengobatan pasien, serta memberikan edukasi kepada keluarga agar penularan dapat dicegah. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala TB, karena pengobatan tersedia dan bisa sembuh jika ditangani dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Puskesmas Rajabasa Indah terus bersinergi dengan lintas sektor dalam upaya pemberantasan TB. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, demam berkepanjangan, atau penurunan berat badan.

Melalui deteksi dini, pengobatan yang tuntas, dan edukasi berkelanjutan, diharapkan angka kasus TB dapat terus ditekan, khususnya di Kecamatan Rajabasa. Peran aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan, sehingga dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, target Indonesia bebas TB dapat tercapai.(JML)

Loading

Related posts

Leave a Comment