Penyidik Agendakan Pemeriksaan Kadis PSDA Lampung Levi

Intisarinews.co.id – Polresta Bandar Lampung Dikabarkan mulai Pulbaket Kasus Dugaan Ancaman Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana terhadap Jurnalis Rembes.com

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, Polresta Bandarlampung telah mengagendakan pemanggilan Kadis PSDA Lampung tersebut.

“Informasinya Polresta telah mengirimkan surat kepada Kadis PSDA Levi Rabu (13/05) kemaren,” ucap sumber media ini. Kamis (14/05).

Bahkan, kata dia, surat panggilan itu dikirimkan ke kantor Dinas PSDA Lampung.

“Dikirimkan ke kantor dinasnya,” tandasnya

Diberitakan sebelumnya, Pernyataan Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, menuai sorotan setelah diduga melontarkan ucapan bernada kasar dan ancaman terhadap jurnalis saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/2026).

Dalam percakapan melalui sambungan telepon, Levi awalnya menyampaikan keberatan terkait posisi wartawan yang dinilainya menghalangi pandangan saat kegiatan forum berlangsung.

Ia mengaku tidak dapat melihat jalannya acara, termasuk timer pembicara, karena terhalang oleh posisi jurnalis di depan.

Namun, penjelasan tersebut berlanjut dengan pernyataan yang dinilai tidak pantas. Levi menyebut nama salah satu jurnalis, Wildan Hanafi, dengan nada keras disertai kata-kata kasar.

Tak hanya itu, Levi juga diduga melontarkan ancaman dengan menyatakan akan mencari jurnalis yang bersangkutan dan mengerahkan orang untuk menemukannya.

Dalam percakapan tersebut, ia juga meminta agar jurnalis tersebut menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi, disertai peringatan jika hal itu tidak dilakukan.

Meski demikian, Levi membantah telah mengusir wartawan secara langsung dan menyatakan hanya merasa terganggu karena pandangannya tertutup saat acara berlangsung.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan jurnalis terkait sikap pejabat publik terhadap kerja pers, khususnya dalam menjamin kebebasan peliputan dan keamanan wartawan.

Loading

Related posts

Leave a Comment