Puskesmas Kebon Jahe Terus Gencarkan CKG di Sekolah, 7 dari 30 Sekolah Telah Diperiksa

Intisarinews.co.id — UPT Puskesmas Kebon Jahe terus melaksanakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah sebagai upaya meningkatkan kesadaran sekaligus melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan peserta didik.

Di wilayah kerja UPT Puskesmas Kebon Jahe, terdapat sebanyak 30 sekolah dari jenjang SD,SMP,SMA dengan total sasaran 16.711 siswa yang akan mendapatkan pelayanan CKG secara bertahap.

 

Hingga Rabu, 2 September 2026, pelaksanaan CKG telah dilakukan di 7 sekolah,kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasa berupa pemeriksaan tanda vital,status gizi,indra,gigi,dan skrining kondisi kesehatan siswa serta tes kebugaran sebagai bagian dari upaya menemukan secara dini berbagai potensi masalah kesehatan.

 

Dalam pelaksanaannya, UPT Puskesmas Kebon Jahe menurunkan empat tim dalam satu sesi kegiatan. Masing-masing tim terdiri dari sejumlah tenaga kesehatan lintas profesi yang bekerja secara bersama-sama untuk mengakomodasi pemeriksaan kesehatan para siswa.

 

Kepala UPT Puskesmas Kebon Jahe, dr. Firdausa Muslima Masita, M.Kes, mengatakan CKG di sekolah merupakan langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan sekaligus membangun kesadaran peserta didik agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka.

 

“Melalui CKG di sekolah, kami ingin memastikan kondisi kesehatan anak-anak dapat diketahui sejak dini,dengan begitu, apabila ditemukan adanya masalah kesehatan, dapat segera diberikan edukasi, tindak lanjut maupun rujukan sesuai dengan kebutuhan,” ujar dr. Firda

 

Sementara itu, Penanggung Jawab Pelaksanaan Kegiatan CKG Sekolah, drg. Indri Agustiany, menjelaskan bahwa pelaksanaan pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai profesi agar pelayanan dapat berjalan secara optimal dan mampu mengakomodasi jumlah sasaran yang cukup besar.

 

“Dalam satu kali sesi kegiatan, kami menurunkan empat tim yang terdiri dari beberapa tenaga kesehatan lintas profesi,pembagian tim ini dilakukan agar proses pemeriksaan dapat berjalan efektif dan seluruh siswa yang menjadi sasaran bisa mendapatkan pelayanan sesuai dengan pemeriksaan yang telah ditentukan,” jelas drg. Indri

 

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, petugas juga memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah,edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk mulai menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Program CKG di sekolah menjadi salah satu upaya preventif untuk menemukan secara dini berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah,hasil pemeriksaan juga dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

 

Puskesmas Kebon Jahe memastikan pelaksanaan CKG akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh 30 sekolah dan 16.711 siswa di wilayah kerjanya mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan.

 

“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data pemeriksaan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran anak-anak untuk menjaga kesehatan. Peserta didik yang sehat tentu akan lebih optimal dalam belajar, beraktivitas dan berkembang,” tambah dr. Firda

 

Melalui pelaksanaan CKG di sekolah, UPT Puskesmas Kebon Jahe berkomitmen mendukung terwujudnya peserta didik yang sehat, aktif, produktif, serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat sejak usia dini.(JML)

Loading

Related posts

Leave a Comment