Intisarinews.co.id — UPT Puskesmas Pinang Jaya melakukan pengukuran kualitas udara sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap sehat serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi dampak abu vulkanik yang dapat memengaruhi kualitas udara.
Kepala UPT Puskesmas Pinang Jaya, Bdn. Ria Kusumawardani, S.ST, mengatakan pengukuran kualitas udara merupakan bagian dari upaya puskesmas dalam memantau kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan masyarakat.
“Pengukuran kualitas udara ini bertujuan untuk memastikan lingkungan tetap sehat bagi masyarakat, terutama selama masa erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Ria.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat keluar rumah sebagai salah satu upaya melindungi diri dari paparan debu atau abu vulkanik,” katanya.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikel di udara.
Ria juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama masa erupsi. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya, masyarakat diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
“Yang terpenting masyarakat tetap tenang, waspada, dan menjaga kesehatan. Jika ada keluhan kesehatan, segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan,” pungkasnya.
(JML)
![]()
