Intisarinews.co.id – UPT Puskesmas Rajabasa Indah terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui program S LILIN (Skrining Keliling Lansia), sebuah inovasi pelayanan kesehatan proaktif yang menghadirkan pemeriksaan kesehatan langsung ke lingkungan tempat tinggal lansia. Program ini dirancang untuk menjangkau lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas, kesulitan transportasi, maupun hambatan lainnya dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Melalui inovasi ini, tenaga kesehatan melakukan kunjungan ke rumah, Posyandu Lansia, kelompok lansia, maupun lokasi lain yang mudah dijangkau untuk melakukan skrining kesehatan, pemeriksaan penyakit tidak menular, edukasi kesehatan, konseling, hingga tindak lanjut dan rujukan apabila diperlukan. Program ini bertujuan meningkatkan cakupan skrining kesehatan lansia, mendeteksi penyakit kronis lebih dini, serta meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia.
Kepala UPT Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, mengatakan bahwa S LILIN merupakan bentuk komitmen puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui inovasi S LILIN, kami ingin memastikan bahwa seluruh lansia, khususnya yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,dengan skrining keliling, penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganannya lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan,” ujar dr. Sarah Prima Ayu, M.KM.
Menurutnya, program ini juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada lansia dan keluarga, sekaligus membangun sistem pemantauan kesehatan lansia yang berkelanjutan berbasis wilayah.
Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Hal ini Wali Kota Bandar Lampung Bunda Hj. Eva Dwiana
sangat mendukung berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Program S LILIN merupakan langkah nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pendekatan yang lebih aktif, humanis, dan mudah dijangkau,Program ini juga terintegrasi dengan berbagai program kesehatan yang telah berjalan, seperti Posyandu Lansia, Prolanis, dan kunjungan rumah, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain meningkatkan deteksi dini penyakit kronis, inovasi ini mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer yang berfokus pada upaya promotif dan preventif.
Dengan hadirnya S LILIN, Puskesmas Rajabasa Indah berharap semakin banyak lansia yang mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara rutin, sehingga kesehatan mereka dapat terpantau dengan baik dan kualitas hidup di usia lanjut semakin meningkat.
(JML)
![]()
