LAMPUNG TENGAH, Intisarinews.co.id — Guna mengantisipasi dan mencegah bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama jajaran Kodim 0411/Kota Metro menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penanggulangan Karhutla bertempat di Balai Kampung Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (7/9/2026).
Kegiatan edukasi teritorial ini dihadiri langsung oleh Katim Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung, Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel (Tek) Iman Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, serta Mayor Cpm Zaenal Makruf.
Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan Mabes TNI tersebut di antaranya Pasi Intel Kodim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri yang mewakili Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan,S.H.,M.I.P., Danramil 411-06/Seputih Raman Kapten Inf Yanedi, Camat Seputih Raman I Putu Astawan, S.Pd., M.Pd., Kepala Kampung Rama Nirwana I Gusti Nyoman Armawan, Ketua Tim Penyuluh Provinsi Lampung Dr. Ir. Nirmawana Simarmata, S.Pd., M.Sc., perwakilan Polsek Seputih Raman, serta sekitar 45 peserta penyuluhan dari unsur aparat kampung dan warga masyarakat setempat.
Dalam sambutannya mewakili Katim, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E., menegaskan bahwa Karhutla merupakan ancaman serius yang berdampak luas bagi kesehatan, merusak kelestarian lahan, melumpuhkan roda ekonomi, hingga berkonsekuensi hukum pidana.
“Tujuan utama kedatangan Tim Penyuluh Mabes TNI ini adalah memberikan edukasi mengenai bahaya dan sanksi hukum pembakaran lahan, mengajarkan langkah pencegahan seperti pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) serta pembuatan sekat bakar, hingga mendorong pembentukan Relawan Peduli Api di tingkat kampung,” tegas Kolonel Inf Andi Kusworo.
Lebih lanjut, pihak Mabes TNI menyampaikan empat pesan taktis kepada seluruh warga masyarakat:
Stop Membakar Lahan: Menghentikan kebiasaan membersihkan kebun, membuka lahan, atau membuang sampah dengan cara dibakar. Gunakan metode mekanis atau pengolahan ramah lingkungan.
Awasi Lingkungan Sekitar: Segera melaporkan ke pihak RT, Kepala Dusun, Bhabinkamtibmas, atau Babinsa jika menemukan titik api sekecil apa pun.
Edukasi Keluarga: Mengawasi anak-anak agar tidak bermain api di area lahan kering atau terbuka.
Menjadi Pelopor: Menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menjaga kampung tetap hijau, asri, dan bebas dari polusi asap.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyampaian materi Orientasi Desa Tangguh Bencana, penyerahan bingkisan, serta penyusunan rencana tindak lanjut ini berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Melalui kegiatan ini, sinergi antara Mabes TNI, Kodim 0411/KM, Pemkab Lampung Tengah, serta masyarakat diharapkan mampu mewujudkan wilayah yang tanggap dan bebas bencana Karhutla. (Man)
![]()
