PRINGSEWU (ISN) – Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita di wilayah kerja Puskesmas Pardasuka, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku tidak pernah menerima maupun mengetahui adanya penyaluran bantuan tersebut.
Salah seorang warga mengaku sejak menjalani masa kehamilan hingga melahirkan tidak pernah mendapatkan bantuan makanan tambahan dari program tersebut.
“Kalau makanan tambahan saya tidak pernah menerima dan tidak tahu. Kalau memang ada bantuan, setidaknya saya tahu karena pasti ada ibu hamil dan balita yang dikumpulkan. Tapi selama ini saya tidak pernah melihat kegiatan seperti itu,” ungkap warga tersebut.
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan Program PMT di wilayah tersebut, termasuk mekanisme pendataan penerima manfaat dan proses penyalurannya.
Kepala Puskesmas Tidak Ada di Tempat
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, media telah mendatangi Puskesmas Pardasuka guna meminta klarifikasi kepada Kepala Puskesmas. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan disebut tidak berada di tempat.
Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga telah dilakukan, tetapi hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan.
Pertanyaan tersebut muncul karena beberapa warga di sekitar wilayah Pardasuka mengaku tidak pernah menerima ataupun mengetahui adanya penyaluran Program PMT.
Sebagai program yang menggunakan anggaran negara, pelaksanaannya harus dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Keterbukaan informasi menjadi penting agar tidak menimbulkan dugaan maupun keresahan di tengah masyarakat.
Media berharap Kepala Puskesmas Pardasuka segera memberikan hak jawab dan penjelasan resmi mengenai pelaksanaan Program PMT, termasuk data penerima manfaat, besaran anggaran, serta mekanisme penyalurannya.
Jika memang program telah berjalan sesuai ketentuan, keterbukaan informasi akan menjadi bukti bahwa bantuan telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Puskesmas Pardasuka belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan media.
![]()
