Intisarinews.co.id – Kebiasaan merokok masih menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, kanker paru, dan gangguan pernapasan,untuk membantu masyarakat menghentikan kebiasaan tersebut, UPT Puskesmas Way Halim menghadirkan inovasi TALI BENGKOK (Konsultasi Keliling Berhenti Mengkonsumsi Rokok).
Program ini merupakan layanan konsultasi dan pendampingan yang dilakukan secara langsung melalui kunjungan ke rumah-rumah warga di wilayah kerja Puskesmas Way Halim,tujuannya adalah memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat yang ingin berhenti merokok serta membantu mereka menghadapi tantangan selama proses berhenti merokok.
Kepala UPT Puskesmas Way Halim, drg. Darma Dian Nora, menjelaskan bahwa berhenti merokok membutuhkan komitmen dan dukungan yang berkelanjutan.
“Banyak perokok sebenarnya memiliki keinginan untuk berhenti, tetapi sering kali mengalami kesulitan karena kurangnya pendampingan. Melalui TALI BENGKOK, kami hadir memberikan konsultasi dan motivasi secara langsung agar mereka lebih percaya diri untuk meninggalkan rokok,” ujarnya.
Petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai bahaya merokok bagi kesehatan, manfaat berhenti merokok, serta strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap nikotin. Selain itu, keluarga juga dilibatkan sebagai sistem pendukung yang membantu menciptakan lingkungan bebas asap rokok.
Program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak rokok terhadap kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak dan ibu hamil yang berisiko menjadi perokok pasif.
Melalui TALI BENGKOK, UPT Puskesmas Way Halim berharap semakin banyak masyarakat yang berhasil berhenti merokok sehingga angka penyakit akibat rokok dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat meningkat secara signifikan.(JML)
![]()
