Intisarinews.co.id – Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan Daerah (Puskada) Lampung Tengah menyambangi Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung guna mengawal perkembangan penanganan kasus dugaan honorer fiktif Kota Metro. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Puskada untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan, akuntabel serta memiliki kepastian waktu. Hal ini mengingat kasus tersebut telah memasuki tahap krusial, setelah sebelumnya dinyatakan naik ke tahap penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Lampung. Direktur Eksekutif Puskada Lampung Tengah, Rosim Nyerupa, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan progres audit kerugian negara yang menjadi salah…
![]()
