BANDAR LAMPUNG (ISN) – Istri almarhum narapidana Lapas Narkotika Way Hui, Lampung Selatan, Daryanti (31), meminta pertanggung jawaban kepada kepala lembaga permasyarakatan (Lapas) Way Hui atas meninggalnya suaminya (Hanafi) di kamar mandi aula lapas Way Hui. Daryanti menyebutkan penyebab Hanafi mengakhiri hidup karena tekanan pungutan liar (Pungli) didalam lapas, yang tidak bisa ia penuhi. Hal tersebut dikatakannya karena, dalam kurun dua tahun dirinya di dalam rumah tahanan selalu meminta uang sewa kamar, uang makan dan uang-uang yang lain. Dan dalam kurun waktu satu bulan sebelum almarhum meninggal selalu meminta uang…
![]()
