Oleh: Mahendra Utama Sebuah akun anonim di X, @intelijenmind, mengguncang jagat intelijen digital lewat sebuah twit: “Dalam operasi manusia informasi hanyalah permukaan. Yang benar-benar menentukan adalah motif, ego, rasa takut dan kebutuhan tersembunyi di bawahnya.” Sekilas, kalimat itu seperti punggawa sunyi yang mengajari kita bahwa dokumen rahasia dan deretan data bukanlah mahkota operasi melainkan jiwa manusia yang tersembunyi. Lalu, apa sebetulnya maksud di balik kata-kata itu? Dan, teori mana yang bisa menjelaskan bahwa ego dan rasa takut bisa melampaui dinginnya informasi? *Membedah “Permukaan” Informasi: Yang Tampak Bukan yang Sejati* Dalam…
![]()
