PRINGSEWU (ISN) – Keterangan Kasi Pelayanan BUMDes Pekon Podomoro soal sewa lahan program bawang merah tidak sesuai fakta lapangan. Kasi Pelayanan menyebut lahan disewa, namun nyatanya hanya sebagian yang disewa.(17/04/2026)
Dana penyertaan modal Rp 250 juta untuk BUMDes Pekon Podomoro itu cair Tahap 2 tahun 2025. Kasi Pelayanan BUMDes, Ismail, menyebut dana untuk penanaman bawang merah dua kali.
“1 musim panen bawang merah itu 3 bulan. Setelah panen ya tanam lagi. Cuma kemarin penanamannya 2 kali,” kata Ismail.
panen bawang merah hanya 2 bulan 10 hari atau 55-70 hari. Dengan sewa lahan satu tahun, seharusnya cukup untuk tanam dua kali di lahan yang sama.
Namun fakta di lapangan berbeda dengan keterangan Kasi Pelayanan, Tidak semua lahan yang dipakai program bawang merah itu disewa, Hanya sebagian.
Lahan lainnya ada yang ditanami padi, Ada juga yang sudah dialihkan dan ditanami cabe
Hitungan Biaya Tidak Masuk akal
Sekdes Pekon Podomoro, Lintang menyebut sudah pernah diaudit Inspektorat,Namun Irban 3 Inspektorat Pringsewu, Bu Tanjung, menyatakan sebaliknya. “Dalam 2 tahun ini kita belum pernah meng audit,” kata Irban 3
![]()
