KUALITAS PASIR PROYEK REVITALISASI SDN 1 BULU KARTO DISOROT, KEPSEK BELUM DAPAT DIMINTAI KETERANGAN

Intisarinews.co.id – Pelaksanaan proyek bantuan revitalisasi di SD Negeri 1 Bulu Karto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mendapat sorotan terkait dugaan kualitas material pasir yang dinilai masih bercampur tanah.

Sorotan tersebut muncul dari tim yang sempat berada di lokasi yang mengamati material pasir yang digunakan untuk pekerjaan.

Jum.at 30 oktober 2026

“Walaupun secara kasat mata tanahnya sudah dipilih, tapi kalau diuji kelayakan pasirnya belum tentu memadai. Tim kami hanya khawatir mutu bangunan nantinya tidak maksimal.

Secara teknis, standar kelayakan pasir untuk pekerjaan konstruksi mengacu pada SNI yang mensyaratkan kadar lumpur maksimal 5%. Kelebihan kadar lumpur dapat mempengaruhi daya rekat adukan dan kekuatan beton, sehingga idealnya perlu dilakukan uji laboratorium untuk memastikan kelayakannya.

Untuk mendapatkan informasi berimbang, awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada pihak sekolah. Namun upaya tersebut belum berhasil.

Kepala SDN 1 Bulu Karto tidak berada di lokasi saat hendak dimintai keterangan langsung terkait dugaan tersebut. Di lokasi hanya ditemui pekerja yang tidak dapat memberikan penjelasan teknis terkait pengadaan material.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) selaku pelaksana swakelola belum memberikan keterangan resmi.

Perlu ditegaskan, dugaan terkait kualitas pasir tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui uji laboratorium oleh pihak berwenang, seperti Dinas Pendidikan maupun tim teknis pendamping revitalisasi.

Pihak sekolah dan P2SP SDN 1 Bulu Karto masih diberi ruang untuk hak jawab dan klarifikasi terkait hal ini, demi menjaga asas keberimbangan dan transparansi pelaksanaan bantuan revitalisasi yang bertujuan untuk peningkatan sarana pendidikan.

(Neki)

Loading

Related posts

Leave a Comment