METRO, Intisarinews.co.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Furqon, RW 01, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, berlangsung khidmat pada Jumat malam, Sabtu (11/09/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Umat yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia” tersebut diikuti masyarakat RW 01 Banjarsari dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jamaah setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Camat Metro Utara Heri Hendarto, S.Sos., Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Dr. Ahmad Kusaeni, M.Pd.I., Sekwan DPRD Kota Metro Yudi Oktaviansyah, Lurah Banjarsari Nila Kusumawati, S.IP., M.Si., tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat RW 01 Kelurahan Banjarsari.
Peringatan Maulid Nabi diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Dr. Puji Sartono, SH., S.Kep., MKM. Dalam ceramahnya, jamaah diajak menjadikan kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun bermasyarakat.
Ketua Panitia, Dr. Ahmad Kusaeni, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi merupakan momentum untuk kembali menguatkan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meningkatkan semangat untuk meneladani akhlak beliau.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan, wawasan dan ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga apa yang disampaikan oleh ustaz pada malam hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, menambah pengetahuan, wawasan dan ilmu yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Camat Metro Utara Heri Hendarto, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan masyarakat RW 01 Banjarsari.
Menurutnya, semangat masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun keluarga dan lingkungan yang religius, harmonis serta saling menghormati.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita terus berupaya meneladani akhlak Rasulullah SAW, baik dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Mudah-mudahan apa yang disampaikan pada malam hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Heri.
Heri juga mengapresiasi panitia dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki peran penting dalam memperkuat kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua RW 01 Banjarsari, Okta Setia Indrapaja, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat dalam mengamalkan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW.
“Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus belajar meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kami berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus dijaga di lingkungan RW 01,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang tidak hanya beriman dan berilmu, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana memperkuat ukhuwah, kepedulian serta kebersamaan antarwarga,” tambahnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW.(Man)
![]()
