Bandar Lampung (ISN) – Jajaran Polda Lampung kembali melakukan rotasi jabatan dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta optimalisasi kinerja pelayanan kepolisian di wilayah hukum Lampung.
Dalam mutasi terbaru tersebut, tercatat tujuh Kapolres dan empat Pejabat Utama (PJU) mengalami pergantian posisi.
Rotasi Tujuh Kapolres
Salah satu rotasi yang menjadi perhatian yakni pergantian pimpinan di Polresta Bandar Lampung. (26.6.2026)
Kapolresta sebelumnya, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, dimutasi sebagai Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Posisi tersebut kini diisi oleh Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang.
Selain itu, rotasi juga terjadi pada jajaran:
Kapolres Lampung Selatan
Kapolres Lampung Utara
Kapolres Lampung Timur
Kapolres Tulangbawang
Kapolres Tulangbawang Barat
Kapolres Pringsewu
Empat Pejabat Utama Polda Lampung Ikut Berganti
Pergantian juga menyasar sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Lampung.
Karolog Polda Lampung, Kombes Pol Supriadi, mendapat tugas baru sebagai Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisi tersebut digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.
Kemudian, Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri dalam rangka Dikbangti Tahun Anggaran 2026. Jabatan tersebut akan diemban Kombes Pol Arick Sartani Marbun.
Di jajaran Direktorat Reserse Narkoba, Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto mendapat penugasan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK III Baintelkam Polri. Posisi yang ditinggalkan akan diisi oleh Kombes Pol Dodi Suryadin.
Sementara itu, Dirsamapta Polda Lampung Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho dimutasi menjadi Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Sahli Kapolri. Jabatan tersebut selanjutnya diisi oleh AKBP Prayudha Widiatmoko yang sebelumnya menjabat Dirtahti Polda Jawa Tengah.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan adanya rotasi tersebut. Menurutnya, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga efektivitas kerja dan pembinaan karier personel.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Yuni,
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi selama menjalankan tugas dan berharap pejabat yang baru segera beradaptasi serta mampu melanjutkan capaian yang telah dibangun demi pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
![]()
