Gubernur Lampung Minta Rektor UGM dan Kagama Jangan Pulang Sebelum Nyeruit

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta rombongan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) tidak meninggalkan Lampung sebelum mencicipi makan khas daerah, nyeruit.

Pesan itu disampaikan Gubernur Mirza melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yanyan Ruchyansyah, dalam acara jamuan makan malam di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jumat malam, 15 Mei 2026.

“Bapak-ibu sekalian sudah nyeruit belum? Kalau belum, pokoknya jangan pulang dulu sebelum nyeruit,” ujar Yanyan membacakan sambutan gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga meminta perhatian khusus UGM terhadap pengembangan komoditas singkong di Lampung.

“Sekitar 70 persen tapioka nasional berasal dari Lampung. Kita ingin singkong Lampung naik kelas,” kata gubernur.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, tengah menyiapkan pembentukan National Cassava Center sebagai pusat pengembangan singkong nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov Lampung berharap adanya kolaborasi dengan UGM.

“Untuk hal ini, Lampung sangat mengharapkan kolaborasi dengan UGM,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Rektor UGM, Prof Ova Emilia, menyatakan kesiapan kampusnya untuk mendukung pengembangan hilirisasi singkong di Lampung melalui berbagai hasil riset dan teknologi yang dimiliki.

“Soal singkong, UGM memiliki banyak hasil riset dan teknologi yang bisa diterapkan untuk hilirisasi singkong,” ujar Ova Emilia.

Jamuan makan malam bertajuk “Nemui Nyimmah” itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tayuhan Kagama Lampung 2026. Agenda tersebut juga akan diisi seminar pembangunan desa serta pelantikan Ketua Umum Kagama Lampung.

Turut hadir dalam acara itu Ketua Kagama Lampung Qudrotul Ikhwan, Sekjen PP Kagama yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, serta keluarga besar alumni UGM di Lampung.(*)

 

Loading

Related posts

Leave a Comment