Intisarinews.co.id – Puskesmas Labuhan Ratu terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai inovasi pelayanan kesehatan,salah satunya melalui inovasi Catin Siger Mas (Calon Pengantin Siap Berumah Tangga Secara Sehat Prima) yang menyasar calon pengantin sebagai langkah pencegahan stunting sejak sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang maupun kronis yang terjadi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang mengalami stunting umumnya lebih rentan terhadap penyakit, memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata, serta produktivitas yang lebih rendah saat dewasa,dalam jangka panjang, tingginya angka stunting juga berdampak pada kerugian ekonomi bagi negara.
Sebagai bentuk pencegahan dan upaya penanganan masalah kesehatan reproduksi serta percepatan penurunan stunting sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, salah satu rencana aksi nasional yang dilakukan adalah pendampingan bagi seluruh calon pengantin atau calon pasangan usia subur.
Melalui inovasi Catin Siger Mas, Puskesmas Labuhan Ratu bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labuhan Ratu untuk memberikan pendampingan dan edukasi kesehatan kepada para calon pengantin sebelum menikah.
Kegiatan dalam inovasi ini meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, pemeriksaan berat badan dan tinggi badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan darah rutin, serta pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) guna mengetahui status gizi calon pengantin. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini faktor risiko kesehatan yang dapat memengaruhi kehamilan dan tumbuh kembang anak di masa mendatang.
Kepala UPT Puskesmas Labuhan Ratu, Ns. Sumiyati, S.Kep, mengatakan bahwa kesehatan calon pengantin merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan mencegah stunting sejak dini.
“Melalui inovasi Catin Siger Mas, kami ingin memastikan setiap calon pengantin memiliki kesiapan kesehatan yang optimal sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pencegahan stunting tidak hanya dilakukan saat anak lahir, tetapi harus dimulai sejak calon ayah dan ibu mempersiapkan diri untuk menikah dan merencanakan kehamilan yang sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi sebelum kehamilan.
Dengan adanya inovasi Catin Siger Mas, Puskesmas Labuhan Ratu berharap dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat, berkualitas, serta mendukung tercapainya target percepatan penurunan stunting di Kota Bandar Lampung. Inovasi ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara sektor kesehatan dan lintas sektor dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat dan sejahtera sejak awal kehidupan berumah tangga.(JML)
![]()
